Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 September 2019

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI


1.        Definisi Sistem
       Menurut Djojodihardjo (1984) sistem merupakan gabungan obyek yang memiliki hubungan secara fungsi dan hubungan antara setiap ciri obyek, secara keseluruhan menjadi suatu kesatuan yang berfungsi.
       Menurut Anggraeni & Irviani (2017) suatu sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Secara sederhana, suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain, dan terpadu.
       Rukun & Hayadi (2018) mengungkapkan bahwa kata sistem mengandung arti sebagai kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara satu dan lainnya.
       Berdasarkan definisi ketiga tokoh diatas dapat disimpulkan bahwa sistem mengandung arti sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain, dan terpadu, sehingga secara keseluruhan menjadi suatu kesatuan yang berfungsi.

2.        Definisi Informasi
       Menurut Gordon (1991) informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang.
       Cushing (2000) menyatakan bahwa infromasi merupakan suatu hal yang menunjukkan hasil suatu proses pengolahan data. Hasil pengolahan data tersebut terorganisir dan mempunyai manfaat atau berguna bagi penerimanya.
       Menurut Anggraeni & Irviani (2017) informasi adalah sekumpulan data atau fakta yang diorganisasi atau diolah dengan cara tertentu sehingga mempunyai arti bagi penerima.
       Berdasarkan definisi dari ketiga tokoh diatas dapat disimpulkan bahwa informasi adalah data yang telah diorganisasikan menjadi sebuah bentuk sehingga mempunyai arti bagi penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang.

3.        Definisi Psikologi
       Bruno (1987) mengatakan bahwa psikologi dibagi dalam tiga bagian, yaitu psikologi adalah studi (penyelidikan) mengenai roh. Kedua, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai kehidupan mental. Ketiga, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai tingkah laku organisme.
       Menurut Dakir (1993) psikologi adalah ilmu yang membahas tentang tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.
       Menurut Syah (2001) psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan.
       Berdasarkan definisi dari ketiga tokoh diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi merupakan ilmu yang menyelidiki tentang roh, kehidupan mental, dan tingkah laku terbuka maupun tertutup, selaku individu atau kelompok  dalam organisme dan hubungannya dengan lingkungannya.

4.        Definisi Sistem Informasi Psikologi
       Sistem informasi psikologi adalah himpunan dari unsur, komponen, atau variabel yang terorganisir dalam ilmu psikologi yang saling berinteraksi, saling bergantung, dan menjadikan himpunan tersebut sebagai data yang telah diorganisasikan menjadi sebuah bentuk sehingga mempunyai arti bagi penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang.


Daftar Pustaka

Anggraeni, E. Y., & Irviani, R. (2017). Pengantar sistem informasi. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Bruno, F. (1987). Mengatasi depresi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Cushing, B. E. (2000). Accounting information system and business organization terjemahan edisi – 3 Ruchyat Kosasih. Jakarta : Erlangga
Dakir. (1993). Dasar-Dasar Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Djojodihardjo, Harijono. (1984). Pengantar sistem komputer. Bandung: Erlangga.
Gordon, Davis. (1991). Kerangka dasar sistem informasi manajemen bagian I pengantar. Jakrta : PT. Pustaka Binaman Pressindo.
Rukun, K, & Hayadi, B. H. (2018). Sistem informasi berbasis expert system. Yogyakarta: CV. Budi Utama.
Syah, Muhibbin. (2001). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.


Disusun Oleh :

Anggota Kelompok : 1. Fathimah Atiyyah Kautsari     (12516688)
                                   2. Fuad Hababa                           (14514400)
                                   3. Sitti Srie Lathifa Rekozar        (17516116)










Senin, 21 November 2016

BAHASA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI

     Kita tahu bahwa  masyarakat Indonesia terutama di kalangan remaja di tengah era globalisasi ini jarang sekali memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar yang sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dan kata-kata yang ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Di tengah era globalisasi ini, kalangan remaja lebih sering menggunakan bahasa sehari-hari yang mereka pahami dan mengerti, yang tidak ada di EYD maupun KBBI, yaitu bahasa gaul. 

Mereka lebih sering menggunakan bahasa sehari-hari yang dibuat oleh orang terkenal atau  dibuat oleh mereka sendiri dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika mereka berbicara dan sms dengan orang lain apalagi yang sebaya dengan mereka,  kmereka terbiasa menggunakan bahasa gaul dan juga dengan singkatan-singkatan yang dibuat oleh mereka atau yang sudah beredar luas.  Sedangkan bahasa Indonesia yang baik dan benar akan kita gunakan saat situasi formal, seperti saat berpidato dan saat rapat. Padahal lebih baik mereka menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai dengan EYD dan KBBI supaya bisa dimengerti oleh semua kalangan termasuk kalangan yang sudah tua, terutama yang tidak mengerti bahasa gaul.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan kalangan remaja lebih memilih menggunakan bahasa gaul daripada bahasa Indonesia yang baik dan benar, berikut alasannya :
1. Karena dengan bahasa gaul bisa lebih akrab,tapi hanya untuk seumuran saja.
2. Karena responden merasa lebih nyaman menggunakan  bahasa tersebut, bahasa gaul lebih santai,banyak orang menggunakan bahasa gaul saat berbicara ,serta lebih efektif untuk SMS.
3. Supaya tidak monoton dan lebih efektif.
4. Karena lebih efisien untuk berbicara .
5. Penggunaan Bahasa Gaul lebih cepat dan lebih santai .
6. Hanya ikut-ikutan saja.
7. Supaya lebih terlihat Gaul dan modern.
8. Bahasanya simple ,mudah ,dan tidak terlalu panjang.

Itulah alasan-alasan mengapa kalangan remaja lebih sering menggunakan bahasa gaul daripada bahasa Indonesia yang baik dan benar. Oleh karena itu ada dampak atau pengaruh yang ditimbulkan oleh bahasa gaul terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa diantaranya sebagai berikut :
1. Eksistensi Bahasa Indonesia Terancam Terpinggirkan Oleh Bahasa Gaul.
2. Menurunnya Derajat Bahasa Indonesia.
3. Menyebabkan Punahnya bahasa Indonesia.
4. Dampak  positif dalam penggunaan bahasa gaul.
5. Mereka lebih akrab dan santai dalam berbicara dengan teman sebayanya dan apabila bahasa gaul digunakan untuk bebicara dengan orang yang lebih tua ,akan susah dimengerti dan terkesan terburu-buru.
6. Gaya hidup, entah itu cara berpakaian, cara bertutur kata, cara belajar, aplikasi teknologi yang makin maju dan lain-lain. Gaya hidup yang mengarah pada modernisasi tersebut biasanya tampak terlihat pada kalangan masyarakat (remaja) yang berada pada jenjang pendidikan SMA sampai Perguruan Tinggi. Mereka yang ingin diakui sebagai remaja zaman sekarang yang gaul, funky, keren tidak ragu untuk menunjukkan identitas mereka melalui gaya hidup yang modern.
7. Upaya Mempertahankan Bahasa Indonesia agar tidak Tergeser oleh Bahasa Gaul.

Walaupun di masyarakat Indonesia di dalam negeri banyak yang menggunakan bahasa gaul, orang-orang asing yang bukan berasal dari Indonesia mempelajari bahasa Indonesia, bahkan menjadikan bahasa Indonesia sebagai mata kuliah wajib. Inilah 7 kampus luar negeri yang menjadi bahasa Indonesia sebagai mata kuliah wajib :
1. University of Shouthern Queensland, Australia
Yang pertama adalah University of Shouthern Queensland yang berbasis di Toowoomba, Queensland, Australia. Universitas ini memiliki 3 kampus, di mana Bahasa Indonesia dipelajari secara menyeluruh dalam program Bachelor of Arts.
Maka untuk mahasiswa yang mengambil jurusan ini juga akan belajar berbagai hal tentang Bahasa Indonesia.
2. National University of Singapore (NUS)
NUS menjadi Universitas terkemuka dengan peringkat paling atas di Asia Tenggara dan Asia.Salah satu pusat studi bahasa di National University of Singapore juga memberikan mata kuliah Bahasa Indonesia.
3. University of Sydney, Australia
Kita kembali lagi ke Australia, Bahasa Indonesia memang telah merasuk ke studi di Australia. University of Sydney yang memiliki jumlah mahasiswa S1 32.393 ini juga mengadakan program sarjana untuk studi Indonesia. Jadi tidak hanya bahasa Indonesia saja akan dipelajari namun lebih menyeluruh. Seperti sejarah, budaya dan politik di Indonesia.
4. Tokyo University of Foreign Studies, Jepang
Tokyo University of Foreign Studies atau disingkat dengan TUFS memang dikenal sebagai pusat kajian internasional, penelitian dan pertukaran dosen sedunia. Bahasa Indonesia termasuk ke dalam 26 jurusan disana yang mengkaji bahasa asing dari berbagai negara, keren kan!
5. Australian National University
Hampir sama dengan di University of Sydney, namun di ANU jurusan ini hanya mempelajari bahasa Indonesia saja. Australian National University juga membuka jurusan Bahasa Indonesia.
6. Hong Bang University, Vietnam
Di Vietnam juga ada universitas yang menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahan studinya.Diantaranya adalah Hong Bang University. Sebab menurut Konsul Jenderal Republik Indonesia periode 2007-2008 bahasa Indonesia itu sejajar dengan bahasa Inggris, Perancis, dan Jepang sebagai bahasa kedua yang diutamakan di Kota Ho Chi Minh.
7. Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan
Tidak hanya orang Indonesia yang tertarik dan belajar bahasa Korea.Tapi ternyata orang Korea juga tertarik dengan Bahasa Indonesia. Buktinya di Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan ada dua jurusan sekaligus yang mempelajari tentang Bahasa Indonesia Department of Malay-Indonesia di College of Oriental Language dan Department of Malay-Indonesian Interpretation College of Interpretation and Translation.

Dan juga ada beberapa alasan kenapa orang asing tertarik mempelajari bahasa Indonesia, berikut alasannya :
1. Dari segi bahasa bahasa ini mudah dipahami, jadi bagi orang asing yang bahasa ibunya bukan bahasa Indonesia dalam beberapa bulan bisa melakukan percakapan sederhana. Berbeda dengan Bahasa Inggris, yang mengunakan tenses dalam struktur tata bahasanya.
2. Penulisan bahasa Indonesia yang menggunakan huruf Latin, kata menjadikannya lebih mudah dipelajari siapa pun dibandingkan misalnya bahasa Jepang atau Mandarin yang menggunakan simbol dan tanda yang khas.
3. Karena lidah orang Indonesia itu lentur yang memungkinkan dapat menirukan berbagai bahasa asing lainnya.

Jadi, setelah kalian melihat artikel ini, apakah kalian akan tetap malas menggunakan bahasa Indonesia yang benar? Jika iya, kalian bisa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sekali-sekali saat sedang berbicara kepada orang lain. Itu akan perlahan-lahan membantu melestarikan bahasa Indonesia. Jika tidak, ayo kita pelajari lagi bahasa Indonesia yang baik dan benar dan menggunakannya saat berbicara kepada orang lain.




REFERENSI

Senin, 10 Oktober 2016

KEBOHONGAN YANG DAPAT DIBACA SECARA SEDERHANA

Bagaimana Mengetahui Seseorang Sedang Berbohong?

Mampu mengetahui seseorang sedang berbohong kepada anda akan sangat membantu kehidupan anda menjadi lebih baik. Coba anda bayangkan sebentar saja …
  1. Apakah anda mempunyai perasaan yang tidak nyaman jika anda tidak dapat segera mengetahui bahwa seseorang sedang menceritakan sebuah kebohongan kepada anda?
  2. Apakah anda menjalani sebuah kehidupan dimana anda berkomunikasi dengan banyak orang dan seringkali anda mempunyai sebuah perasaan sepertinya seseorang sedang berbohong kepada anda tetapi anda tidak dapat mengidentifikasinya siapa?


Sebetulnya jawabannya adalah sederhana. Lihatlah gerak-gerik lawan bicara anda, lihatlah mata dan senyumannya. Kenapa? Karena …..bahasa tubuh tidak dapat berbohong.

Ada 2 cara orang-orang saling berinteraksi: kata-kata dan bahasa tubuh. Kadang-kadang satu dari dua cara ini mendominasi yang lain, tetapi biasanya mereka bertindak bersama-bersama. Secara singkat cara kerjanya adalah sebagai berikut : setelah otak menganalisa kata-kata dan bahasa tubuh lawan bicara kita, otak akan mengirimkan suatu pesan kepada kita, yang akan membuat kita bereaksi positif atau negatif seperti kecurigaan, keyakinan atau keraguan.

Ketika 2 cara ini, kata-kata dan bahasa tubuh memperlihatkan suatu sinkronisasi, artinya kita dan lawan bicara kita berhasil mendapatkan suatu komunikasi yang efektif dan informasi yang disampaikan adalah sebuah kejujuran. Tetapi bagaimana jika ada kontradiksi antara kata-kata yang diucapkan dengan cara kita mengucapkannya? Saya pernah membaca bahwa ada lebih dari 1 juta bahasa tubuh. Jadi kita disini berbicara tentang tanda-tanda/sinyal-sinyal yang luar biasa banyaknya. Tetapi sekali lagi seperti yang telah saya katakan diatas, semakin sering kita menganalisa bahasa tubuh ini, semakin pandai juga kita mengartikan apakah lawan bicara kita sedang bicara kebohongan atau kejujuran. Kadang-kadang kita harus mengkombinasikan 2 sampai 3 bahasa tubuh untuk mendapatkan suatu kesimpulan yang akurat.

Bagaimana anda dapat mengetahui bahwa seseorang sedang berbohong?

Tidak harus menjadi seorang psikolog untuk dapat mempelajari dan mengetahui bahwa seseorang sedang berbicara kebohongan atau kejujuran. Seorang psikolog yang sudah mahir dapat mengetahui persis pasiennya sedang berbohong atau tidak, seperti psikolog yang mewawancara Putri Diana saat itu. Dia menyatakan bahwa Putri Diana berkata jujur ketika diwawancarai perihal perselingkuhan suaminya, Pangeran Charles.

Saya akan merangkum beberapa yang umum saja yang menunjukkan bahwa seseorang sedang berbohong atau tidak :

1. Posisi tubuh dapat menjadi bukti yang menunjukkan bahwa seseorang sedang berbohong, karena disadari ataupun tidak disadari ada hubungan yang kuat antara pikiran dan ekspresi.

2. Nafas yang tiba-tiba. Dalam setiap kebohongan, detak jantung akan meningkat dan nafas akan menjadi dangkal/cepat. Biasanya pembohong akan mengambil nafas dalam-dalam untuk menenangkan perasaannya. Cara ini juga yang diterapkan oleh mesin pendeteksi kebohongan, yaitu dengan mengukur detak jantung orang yang sedang diinterogasi/diwawancara.

3. Kegelisahan di bagian-bagian tubuh. Hal ini dapat terlihat dengan berbagai cara, tergantung dari orangnya. Gerakan yang gugup akan menarik perhatian kita terutama dapat kita rasakan ketika kita berbicara dengan seseorang yang kita kenal dan orang tersebut melakukan gerakan yang tidak seperti biasanya. Berikut adalah contoh kegelisahan di bagian-bagian tubuh :
  •  Gerakan tubuh yang maju-mundur, apakah dalam posisi duduk maupun berdiri.
  •  Posisi yang tiba-tiba berubah. Sebagai contoh, lawan bicara kita sedang menyilangkan salah satu kakinya diatas kaki yang lain, dan ketika mulai menjawab pertanyaan kita, dia merubah posisi kakinya. Orang yang berbohong, sekalipun dia seorang profesional, akan merasakan ketidaknyamanan ketika dia berbohong. Tubuh akan selalu menyesuaikan perasaan kita tanpa kita sadari, jadi posisi yang tiba-tiba berubah ini adalah sinyal yang baik yang menunjukkan bahwa seseorang sedang berbohong.
  • Gerakan-gerakan yang tidak disadari dari tangan dan kaki. Sebagai contoh: menggoyangkan kaki, menggoyangkan tangan diatas meja, kedua tangan direkatkan kuat-kuat, kedua paha saling menekan bersama-sama. Jika lawan bicara kita sedang dalam posisi duduk dan kemudian ia merubah arah telapak kaki ke arah yang lain, itu juga merupakan tanda bahwa orang tersebut sedang berbohong.
  • Senyuman yang palsu. Senyuman identik dengan keakraban dan kepercayaan, dan para pembohong seringkali menyalahgunakannya. Jadi bagaimana membedakan senyuman pembohong? Para pembohong biasanya akan tersenyum cukup sering dan tiba-tiba, yang sebetulnya tidak pada tempatnya dia harus tersenyum.
  • Terlalu banyak aksi-aksi ’sok akrab’, seperti : menepuk punggung anda, menyentuh anda ataupun mendekatkan posisinya pada anda. Lawan bicara anda akan merasa kikuk ketika berbohong sehingga mereka akan menyembunyikan kekikukannya dengan melakukan tindakan-tindakan tersebut. Akan sangat sulit memutuskan bahwa seseorang sedang berbohong jika dia melakukan tindakan-tindakan yang bersahabat seperti itu. Ini adalah respon manusia yang alamiah. Tetapi tetap perlu diingat, bahwa jika anda merasa bahwa keakraban dari lawan bicara anda sudah berlebihan, berhati-hatilah.


Dan juga untuk kata-kata yang terjadi di sebuah percakapan. Dapat dilakukan dengan cara yang telah di teliti oleh Ormerod dan koleganya Coral Dando di University of Wolverhampton mengidentifikasi serangkaian prinsip percakapan yang bisa meningkatkan peluang Anda mendeteksi kebohongan:
  • Gunakan pertanyaan terbuka. Ini akan membuat pembohong mengembangkan bualannya hingga dia terperangkap sendiri dengan kebohongannya.
  • Berikan elemen kejutan. Para penyelidik harus mencoba untuk memberikan pertanyaan-pertanyaan kejutan yang tak mereka antisipasi dan kadang mungkin membingungkan, atau meminta mereka melaporkan kejadian di masa lalu. Teknik ini berguna untuk mempersulit mereka mempertahankan cerita-cerita palsunya.
  • Perhatikan detail-detail kecil yang bisa diverifikasi. Jika seorang penumpang mengatakan mereka berada di University of Oxford, tanyalah mereka tentang perjalanan mereka ke kantor. Jika Anda menemukan kontradiksi, jangan langsung dikonfrontasi. Sebaiknya biarkan pembohong itu melanjutkan cerita palsunya untuk membuatnya semakin percaya diri.
  • Perhatikan perubahan tingkat percaya diri. Perhatikan seksama bagaimana mereka mengubah gaya mereka ketika ditantang oleh pertanyaan-pertanyaan: pembohong mungkin hanya membual ketika mereka merasa berada di atas angin, tapi zona kenyamanan mereka terbatas dan mereka mungkin bungkam jika mereka merasa kehilangan kontrol.


Tujuan dari metode ini adalah menemukan kebohongan dengan percakapan ringan dibandingkan dengan interogasi yang intens. Di bawah tekanan halus, pembohong biasanya akan ketahuan dengan sendirinya karena cerita palsu itu lama-lama akan terdengar tak masuk akal dan pelaku akan gelagapan merespon pertanyaan.

Selanjutnya, Ormerod secara terbuka mengakui bahwa strategi ini mungkin terdengar hanya didasarkan pada pemikiran logis saja. "Kawan saya mengatakan bahwa saya sedang mencoba mematenkan seni percakapan," katanya.

Tapi, hasil berbicara dengan sendirinya. Sebuah tim yang berisi penumpang-penumpang palsu disiapkan beserta tiket dan dokumen perjalanan palsu yang meyakinkan.

Mereka diberikan waktu satu pekan untuk mengarang cerita, dan kemudian diminta berbaris dengan penumpang asli di sejumlah bandara di Eropa.

Petugas keamanan yang dilatih oleh seni percakapan Ormerod dan Dando menemukan 20 kali lebih banyak penumpang palsu dibandingkan petugas yang menilai dengan cara konvensional, menemukan penumpang palsu sebanyak 70%.


Jadi, bukan hanya psikolog saja yang bisa melihat kebohongan dari orang yang di sekitarnya. Tapi, kita juga bisa melihat kebohongan dengan cara sederhana seperti melihat bahasa tubuh, tatapan mata, dan juga kata-kata.

Satu lagi, sebuah kata bijak yang sangat populer mengatakan bahwa “ketika seseorang berbohong akan terlihat jelas di matanya.”, mungkin anda juga pernah mendengarnya. Tapi bagi saya cara ini cukup sulit dilakukan dibandingkan cara-cara diatas.



REFERENSI


http://www.akuinginsukses.com/bagaimana-mengetahui-seseorang-sedang-berbohong/
http://www.bbc.com/indonesia/vert_fut/2015/09/150914_vert_fut_liar